Indonesia  Bahasa   English  English
21 April 2015 09:04:45 AM

Panduan Pengusaha_Praktik yang baik dalam mepekerjakan pekerja rumahan

Praktik kerja rumahan belakangan ini semakin marak seiring dengan perkembangan industrialisasi di Indonesia.Praktik ini berlangsung dalam sistem yang sering dikenal dengan istilah putting out system. Di sini, pekerja melakukan kerja-kerja yang merupakan bagian dari keseluruhan proses produksi barang atau jasa, seperti pekerja pabrik pada umumnya. Bedanya, mereka melakukan kerja tersebut di rumahnya, setelah menerima pesanan dari pemberi kerja atau perantara. Karena mengerjakannya di rumah ini lah mereka disebut dengan pekerja rumahan. Biasanya, pemesanan ini diberikan secara borongan dan pekerja menerima upah yang dihitung berdasarkan jumlah satuan yang ia hasilkan.

Walaupun praktik kerja rumahan ini sudah semakin marak, namun kebijakan ataupun pengaturan yang khusus tentang kerja rumahan, termasuk dalam hal mempekerjakan pekerja rumahan, masih belum banyak dikembangkan. Alhasil, kebanyakan praktik kerja rumahan yang berlangsung belum memenuhi standar-standar ketenagakerjaan yang berlaku dan kondisi kerja para pekerja rumahan masih memprihatinkan.

APINDO secara pro-aktif mengambil inisiatif dalam hal ini,dengan mengeluarkan Panduan Praktik yang Baik untuk Mempekerjakan Pekerja Rumahan. Panduan ini dibuat untuk membantu para pengusaha untuk memahami peran dan tanggung jawabnya terkait kerja rumahan. Panduan ini juga memberikan petunjuk bagi para pengusaha tentang bagaimana melibatkan pekerja rumahan melalui cara-cara yang bertanggung-jawab. Inisiatif ini merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen APINDO untuk mendukung penerapan kepatuhan sosial (social compliance) di kalangan pengusaha.

Selama ini APINDO sudah menjadikan aspek kepatuhan sosial sebagai hal yang penting dalam pengembangan bisnis. Sejak menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementrian Perdagangan RI tahun 2011 lalu, APINDO aktif memberikan sosialisasi pada pengusaha di Indonesia tentang pentingnya praktik yang bertanggung jawab secara sosial bagi dunia bisnis, mulai dari produksi, pasokan dan distribusi. Praktik kerja rumahan banyak ditemui pada proses produksi, termasuk barang-barang ekspor. Panduan ini menunjukkan langkah-langkah praktis untuk memenuhi kondisi kerja di antaranya terkait pecatatan/ pendaftaran, kontrak kerja, penggunaan perantara, pengupahan, jaminan sosial, dsb. Lebih jauh lagi, Panduan ini juga memuat langkah-langkah yang bisa digunakan pengusaha untuk menilai praktiknya sejauh ini, menyusun strategi, melaksanakan dan menindaklanjutinya.

Panduan_Pengusaha_Praktik_yang_baik_dalam_mepekerjakan_pekerja_rumahan.pdf

  • RUKEMA

    Sejak 2012, RUKEMA (Rumah Kemas APINDO) dibentuk sebagai upaya APINDO untuk membantu UKM-IKM memiliki produk yang kreatif dan inovatif pada brand, service dan promotion-nya. Dengan pendekatan new ...


    Selengkapnya »
  • Galeri

  • UKEA Indonesia

    Gd. Permata Kuningan Lt. 10
    Jl. Kuningan Mulia Kav. 9c Guntur Setiabudi 12980
    Jakarta Selatan, Indonesia

    Telp : +6221 - 8378 0824
    Fax  : +6221 - 8378 0823 / 8378
    Email: denis@apindo.or.id